This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Tugasku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugasku. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 April 2012

Pengertian Psikolinguistik

1. Psikolinguistik adalah importasi ilmu linguistik ke dalam psikologi, dan bukan sebaliknya importasi ilmu psikologi ke dalam linguistik.(Tarigan: 1986:1)
2. Robert Lado (dalam Tarigan 1986:3) mengatakan psikolinguistik adalah pendekatan gabungan melalui psikologi dan linguistik bagi telaah atau studi pengetahuan bahasa, bahasa dalam pemakaian, perbahan bahasa, dan hal-hal yang ada kaitannya dengan itu yang tidak begitu mudah dicapai atau didekati melalui salah satu dari kedua ilmu tersebut secara terpisah atau sendiri-sendiri. (Tarigan 1986:3)
3. John Lions (dalam Tarigan 1986:4) berpendapat bahwa “Psikolinguistik adalah telaah mengenai produksi (sintesis) dan rekognisi(analisis)”. (Tarigan 1986:4).
 4. Lila R. Gleitman (dalam Tarigan 1986:4) mengemukakan bahwa “Psikolinguistik adalah telaah mengenai perkembangan bahasa pada anak-anak; suatu introduksi teori linguistik ke dalam masalah-masalah psikologis”. (Tarigan 1986:4).
 5. Hartley (dalam Pateda 1990:11) mengatakan “Psycholinguistics investigates the interrelation of language and mind in processing and producing utterances and in language acquisition.” Psikolinguistik membaahas hubungan bahasa dengan otak dalam memproses dan menghasilkan ujaran-ujaran dan dalam akuisisi bahasa. (Pateda:1990:11) 
6. Osgood dan Sebeok (alam Pateda 1990:11) mengatakan bahwa psikolinguistik secara langsung berhubungan dengan proses-proses mengkode dan mengerti kode seperti pesan yang disampaikan oleh orang yang berkomunikasi. (Pateda: 1990:11) Emmon Bach (dalam Tarigan,1986:3) berpendapat bahwa psikolinguistik adalah suatu ilmu yang meneliti bagaimana sebenarnya para pembicara/pemakai sesuatu bahasa membentuk/membangun atau mengerti kalimat-kalimat bahasa tersebut. (Tarigan 1986:3).
7. Langacker (dalam Pateda 1990:12) mengemukakan bahwa psikolinguistik adalah telaah akuisisi bahasa dan tingkah laku linguistik terutama mekanisme psikologis yang bertanggung jawab atas kedua aspek itu. (Pateda: 1990:12)
8. Diebold dalam Slama (1973:39) mengemukakan Psikolinguistik dalam pengertian luas membicarakan hubungan antara pesan-pesan dengan sifat-sifat kemandirian manusia yang menyeleksi dan menafsirkan pesan-pesan. (Pateda: 1990:12)
9. Paul Fraisse dalam Slama (1973:39) menyatakan psikolinguistik adalah telaah tentang hubungan antara kebutuhan-kebutuhan kita untuk berekspresi dan berkomunikasi dan benda-benda yang ditawarkan kepada kita melalui bahasa yang kita pelajari sejak kecil dan tahap-tahap selanjutnya. (Pateda: 1990:13)
10. Psikolinguistik secara etimologi terbentuk dari kata psikologi dan kata linguistik, yakni dua bidang ilmu yang berbeda, yang masing-masing berdiri sendiri, denga prosedur dan metode yang berlainan. Namun keduanya sama-sama meneliti bahasa sebagai objek formalnya. Hanyala objek material yang berbeda, linguistik mengkaji struktur bahasa, sedangkan psikologi mengkaji perilaku berbahasa atau proses berbahasa. (Chaer: 2003:5)